Peter Pan Syndrome menggambarkan penolakan aktif terhadap kedewasaan, terutama pada dewasa muda. Tapi ada fenomena lain yang lebih luas dan lebih diam-diam: adultolescence. Ia bisa dialami oleh siapa saja, bahkan
Kajian tentang kesehatan mental, perilaku manusia, serta pengaruh sosial dalam kehidupan.
Peter Pan Syndrome menggambarkan penolakan aktif terhadap kedewasaan, terutama pada dewasa muda. Tapi ada fenomena lain yang lebih luas dan lebih diam-diam: adultolescence. Ia bisa dialami oleh siapa saja, bahkan
Pengantar: Menjembatani Tiga Dunia yang Terpisah Selama berabad-abad, dunia kedokteran Barat memandang tubuh manusia sebagai kumpulan sistem yang terpisah-pisah. Pikiran adalah ranah psikiatri dan psikologi, sistem saraf menjadi bidang neurologi,
Scroll. Dalam gerakan jempol yang refleks, kita menyapu deretan konten tak berujung—headline provokatif, infografis warna-warni, cuplikan berita 15 detik. Lupa. Beberapa jam kemudian, bahkan beberapa menit setelahnya, informasi itu lenyap bagai ditelan kabut,
Bayangkan seseorang berusia 30-an, masih tinggal bersama orang tua, menghindari komitmen, dan menjalani hidup seolah waktu tak pernah bergerak. Ia bukan pemalas, bukan pula tak berbakat. Tapi ada satu hal
Usia 25 ke atas sering disebut sebagai masa “seharusnya sudah tahu arah.” Tapi bagaimana jika justru di titik ini, banyak dari kita merasa makin bingung? Sudah bekerja, punya pasangan, mungkin
Pendahuluan: Ketika Dunia Dewasa Lebih Sibuk Mengoleksi Mainan daripada Mengurus Cicilan Di rak kamar seorang pria usia 30-an, berdampingan dengan buku investasi dan laptop kerja, berdiri rapi koleksi Gundam, Funko
Di banyak ruang sosial, kita sering merasa harus tampil sempurna — rapi, cerdas, tanpa cela. Namun, penelitian psikologi sosial justru menunjukkan hal yang mengejutkan: kerentanan kecil dapat membuat seseorang lebih
Masa pensiun sering kali dipandang sebagai akhir dari produktivitas, seolah seseorang berhenti memberi kontribusi dan mulai menjalani hari-hari tanpa arah yang jelas. Padahal, masa ini bisa menjadi titik balik yang
Pernahkah Anda merasa lebih lelah di hari Senin daripada hari Jumat? Merasa sulit bangun di pagi hari, lesu sepanjang hari, dan rasanya butuh waktu lama untuk kembali ke ritme kerja?
Selama ini, kita telah dicekam oleh kekhawatiran tentang screen time. Kata ini telah menjadi momok yang menakutkan bagi orang tua dan pendidik di seluruh dunia, diasosiasikan dengan berbagai masalah mulai
Pernahkah Anda merasa tiba-tiba sangat lapar atau haus, bahkan saat Anda tidak memikirkannya? Atau, mengapa tubuh kita menggigil saat kedinginan dan berkeringat saat kepanasan? Di balik semua respons otomatis ini,
Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap kesehatan mental di Indonesia mengalami perubahan signifikan. Dulu, mencari bantuan profesional sering kali berarti mengunjungi klinik atau praktik psikolog. Namun, dengan kemajuan teknologi dan munculnya
Budaya “balik kampung” atau mudik sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat Indonesia. Setiap tahun, jutaan orang rela menghadapi perjalanan panjang dan kemacetan demi bisa pulang ke kampung halaman.
Minum kopi lalu tidur? Kedengarannya seperti resep gagal total untuk produktivitas. Tapi justru di balik keanehan itu, para ilmuwan menemukan bahwa strategi ini bisa menjadi salah satu cara paling efektif
Pernahkah Anda merasa bahwa waktu di masa kanak-kanak terasa begitu panjang, sedangkan kini, hari, minggu, dan bahkan tahun berlalu begitu cepat? Seolah-olah ada tombol fast-forward yang ditekan di suatu tempat.






