Gurita Mimik: Sang Seniman Penyamaran Bawah Laut yang Mampu Meniru 15 Spesies Berbeda

⏱️ Bacaan: 5 menit, Editor: EZ.  

Di kedalaman lautan yang misterius, terdapat makhluk luar biasa yang menguasai seni penyamaran: gurita mimik (mimic octopus) (∗Thaumoctopusmimicus∗). Bukan sekadar bersembunyi, gurita ini adalah seorang seniman sejati yang mampu meniru tidak hanya satu, tapi hingga 15 spesies hewan laut berbeda. Kemampuannya yang unik ini menjadikannya salah satu predator sekaligus korban yang paling cerdik dan menarik untuk dipelajari. Mari kita dalami dunia gurita mimik yang penuh kejutan!


Siapa Sebenarnya Gurita Mimik Ini?

Gurita mimik pertama kali ditemukan pada tahun 1998 di perairan dangkal Indonesia, tepatnya di sekitar muara sungai berlumpur di pulau Sulawesi. Penemuan ini segera menggemparkan dunia sains karena gurita pada umumnya dikenal sebagai makhluk yang cerdas dalam penyamaran, tetapi biasanya hanya dengan mengubah warna dan tekstur kulitnya agar menyatu dengan lingkungan. Gurita mimik membawa kemampuan ini ke level yang sama sekali baru.

Dengan ukuran tubuh sekitar 60 cm, gurita mimik memiliki ciri khas berupa garis-garis dan bintik-bintik putih-kekuningan di tubuh cokelatnya yang membuatnya sekilas tampak seperti makhluk yang polos. Namun, jangan tertipu! Ciri fisik ini hanyalah kanvas kosong yang siap dilukis dengan berbagai wujud.


Seni Penyamaran yang Luar Biasa

Gurita mimik tidak hanya mengubah warna, tapi juga bentuk tubuhnya. Ia bisa meniru berbagai jenis hewan laut dengan sangat akurat, mulai dari cara berenang, pola gerak, hingga bentuk fisik. Tujuannya beragam, bisa untuk mengelabui mangsa, menghindari predator, atau sekadar membuat musuhnya bingung. Meskipun angka pastinya bervariasi, gurita mimik diketahui mampu meniru banyak spesies. Berikut adalah beberapa contoh “peran” yang paling sering dimainkan:

  1. Banded Sea Snake (Ular Laut Bergaris): Ini adalah salah satu peniruan paling terkenal. Gurita mimik akan menyembunyikan enam lengannya dan menggerakkan dua lengan yang tersisa secara bergelombang untuk meniru pergerakan ular laut berbisa. Taktik ini sangat efektif untuk mengusir predator.
  1. Lionfish (Ikan Singa): Gurita mimik merentangkan delapan lengannya dan menggerakkannya secara ritmis, meniru sirip Lionfish yang beracun. Penyamaran ini efektif untuk menakut-nakuti mangsa atau predator yang takut akan racun ikan ini.
  1. Sole (Ikan Lidah): Untuk meniru Sole, gurita mimik meratakan tubuhnya dan berenang dengan gaya gelombang yang khas, menciptakan ilusi ikan pipih yang melaju di dasar laut. Ini membantunya tidak terdeteksi oleh predator.
  1. Sea Star (Bintang Laut): Dengan merentangkan lengannya dan menahannya dalam posisi kaku di dasar laut, gurita mimik bisa menyerupai Sea Star. Ini adalah cara cerdas untuk beristirahat tanpa terlihat seperti mangsa yang lezat.
  1. Jellyfish (Ubur-ubur): Gurita ini akan menggerakkan lengannya secara berirama untuk menirukan tentakel Jellyfish, membuatnya terlihat seperti makhluk yang tidak bisa dimakan.
  1. Crocodile Snake Eel (Belut Ular Buaya): Gurita mimik menirukan belut ini dengan mengubur sebagian tubuhnya di pasir dan membiarkan bagian kepalanya menyerupai belut yang sedang mengintai mangsa.
  1. Stingray (Ikan Pari): Dengan meratakan tubuhnya dan membiarkan satu lengannya menyerupai ekor, gurita ini dapat meniru ikan pari.
  1. Anemone Laut: Gurita mimik akan menancapkan diri ke dasar laut dan menggoyangkan lengannya dengan cara tertentu untuk meniru tentakel anemon yang menyengat.
  1. Mantis Shrimp (Udang Mantis): Menirukan gerakan agresif dari udang mantis yang memiliki cakar kuat. Ini sering digunakan sebagai pertahanan atau untuk mengintimidasi.
  1. Giant Crab (Kepiting Raksasa): Berjalan di dasar laut dengan cara tertentu untuk meniru kepiting yang besar.
  1. Nudibranch (Siput Laut Tanpa Cangkang): Menirukan bentuk dan warna nudibranch yang seringkali beracun.
  1. Tube Worms (Cacing Pipa): Gurita mimik dapat menirukan cacing pipa yang menancap di dasar laut, menjadikannya terlihat seperti bagian dari lingkungan yang tidak bergerak.
  1. Colonial Tunicates (Tunicata Kolonial): Gurita ini juga bisa menirukan hewan sessile (tidak bergerak) seperti Tunicates untuk berbaur dengan lingkungan.
  1. Sponges (Spons): Dengan mengubah tekstur dan bentuk tubuh, gurita mimik bisa menyerupai spons laut, menghindari perhatian predator.
  1. Feather Star (Bintang Bulu): Dengan merentangkan lengannya, gurita ini dapat meniru bintang bulu yang terlihat rapuh namun seringkali tidak menarik bagi predator.

Mengapa Gurita Mimik Melakukannya?

Kemampuan meniru ini bukan sekadar trik sulap, melainkan strategi bertahan hidup yang sangat canggih. Lingkungan gurita mimik, yaitu dasar laut yang berlumpur dan terbuka, membuatnya sangat rentan. Tidak ada banyak tempat untuk bersembunyi. Dengan meniru hewan-hewan berbahaya atau yang tidak disukai predator, gurita mimik secara efektif menciptakan “tempat persembunyian” dari tubuhnya sendiri.

Gurita mimik juga menggunakan peniruan ini untuk berburu. Dengan meniru Lionfish, ia bisa mendekati ikan-ikan kecil yang kemudian akan dimangsanya. Kemampuan beradaptasi yang luar biasa ini adalah kunci suksesnya untuk bertahan hidup di habitat yang menantang.


Gurita mimik adalah bukti nyata keajaiban evolusi di bawah laut. Kecerdasan, adaptasi, dan kemampuannya yang unik menjadikannya salah satu penghuni lautan yang paling memukau. Ia mengajarkan kita bahwa di alam, penampilan bisa sangat menipu dan bahwa kemampuan untuk beradaptasi adalah kekuatan terbesar. Jadi, lain kali Anda mendengar tentang gurita, ingatlah bahwa salah satu jenisnya adalah seorang seniman penyamaran yang ulung, siap memerankan berbagai karakter untuk bertahan hidup.

Leave a reply


IKLAN
ROPINDO - Solusi Hemat Energi untuk Gedung

Solusi Hemat Energi untuk Gedung.
Sedang mencari sistem yang mudah, hemat biaya, hemat energi, ramah lingkungan, dan revolusioner?
Anda baru saja menemukannya: ROPINDO.
ROPINDO menghadirkan Building Energy Management Systems (BEMS) inovatif yang cocok untuk semua jenis bangunan - yang telah terbukti menurunkan biaya listrik secara signifikan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Kunjungi Website
Hubungi via WhatsApp


DUKUNG DUS

Dukung misi kami menghadirkan konten edukatif, reflektif, dan penuh semangat positif.
Anda bisa berdonasi langsung melalui tombol kontribusi Google di bawah ini.

DUKUNG DUS

Dukung misi kami menghadirkan konten edukatif, reflektif, dan penuh semangat positif.
Anda bisa berdonasi langsung melalui tombol kontribusi Google di bawah ini.

Tetap terinformasi dengan berita positif dan inspiratif.

Bersedia untuk menerima informasi dan berita dari DUS.ID melalui email. Untuk informasi lebih lanjut, silakan tinjau Kebijakan Privasi

DUS Channel
Search
RANDOM
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...