
Selamat datang kembali di bagian kedua dari seri tutorial kita! Jika seri pertama berfokus pada gaya yang meniru realisme dan seni klasik, kali ini kita akan beralih ke dunia desain digital dan seni modern.
Gaya-gaya ini sering kali berani, eksperimental, dan berfokus pada bentuk, warna, serta konsep yang unik. Mari kita eksplorasi 11 gaya berikutnya yang akan memperkaya portofolio kreatif Anda.
Yuk, jadi Seniman AI yang bisa bikin gambar keren apa pun. Cukup pelajari 30 gaya gambar yang ada di seri ini. Semuanya dilengkapi contoh prompt yang dapat Anda gunakan dengan ‘copy-paste’. Baca Juga:

Gaya desain ini menggunakan objek dua dimensi dengan warna-warna solid, tanpa bayangan atau gradasi. Tujuannya adalah menciptakan visual yang sederhana, bersih, dan modern.

Gaya ini menggunakan piksel (kotak-kotak kecil) sebagai blok bangunan utama, menciptakan gambar dengan resolusi rendah yang memiliki nuansa retro dari video game klasik.

Gaya ini menggambar objek tiga dimensi dari sudut pandang 45 derajat, menciptakan kesan kedalaman tanpa distorsi perspektif. Hasilnya adalah visual yang geometris, teratur, dan sering kali detail.

Mirip dengan gaya isometrik, low poly menggunakan poligon dengan jumlah minimal untuk menciptakan objek tiga dimensi yang terlihat sederhana, bersudut tajam, dan memiliki kesan visual yang modern.

Gaya ini melepaskan diri dari representasi visual yang realistis. Ia menggunakan bentuk, garis, dan warna untuk menciptakan komposisi yang fokus pada ekspresi dan emosi, bukan subjek yang dapat dikenali.

Gaya ini memecah objek menjadi bentuk-bentuk geometris yang tumpang tindih dan merepresentasikannya dari berbagai sudut pandang secara bersamaan, menciptakan tampilan yang terfragmentasi.

Terinspirasi dari seni populer dan komersial tahun 1950-an. Gaya ini ditandai dengan warna-warna cerah, garis tepi yang tebal, dan sering kali mengulang objek sehari-hari.

Gaya ini menekankan pada garis-garis yang bersih, bentuk-bentuk geometris, dan simetri. Sering kali menggunakan elemen mewah seperti aksen emas untuk menciptakan kesan elegan dan glamor dari tahun 1920-an dan 1930-an.

Gaya ini dicirikan oleh pola-pola yang berputar, warna-warna yang sangat cerah dan kontras, serta bentuk-bentuk organik yang melengkung. Tujuannya adalah meniru sensasi visual halusinasi.

Gaya ini menampilkan gambar-gambar yang unik dan lucu, seolah-olah dibuat dengan coretan tangan yang bebas. Sering kali bersifat monokrom, penuh detail, dan memiliki karakter yang menyenangkan.

Gaya ini berfokus pada penggunaan garis yang bersih dan terus-menerus untuk membentuk objek tanpa bayangan atau warna. Sering kali digunakan untuk menciptakan visual yang minimalis dan elegan.

Gaya ini menggunakan elemen sesedikit mungkin—garis bersih, ruang kosong yang luas, dan palet warna terbatas—untuk menciptakan gambar yang sederhana, kuat, dan elegan.
Membuat gambar AI dengan gaya desain dan modern adalah tentang bereksperimen dengan bentuk dan warna. Anda dapat menciptakan visual yang unik, menarik, dan penuh karakter. Pemahaman terhadap gaya-gaya ini akan membuka peluang baru untuk proyek-proyek grafis, ilustrasi, dan desain kreatif. Di bagian terakhir seri ini, kita akan menyelami dunia fantasi, narasi, dan suasana.
Setelah Anda memahami berbagai gaya, kini saatnya bereksperimen. Anda bisa menggunakan prompt di atas dan mengaplikasikannya di Gemini atau Copilot. Berikut panduan langkah demi langkah yang sederhana.
Pilih salah satu prompt dari daftar di atas yang paling Anda sukai. Anda bisa menggunakan versi Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia.






