
Selamat datang di bagian akhir seri tutorial kita! Setelah menjelajahi realisme, desain, dan seni modern, kini saatnya kita masuk ke ranah penciptaan dunia. Gaya-gaya di bagian ini berfokus pada narasi, suasana, dan estetika yang unik untuk membawa audiens masuk ke dalam cerita visual.
Mari kita eksplorasi 11 gaya terakhir yang akan melengkapi pemahaman Anda tentang seni AI.
Yuk, jadi Seniman AI yang bisa bikin gambar keren apa pun. Cukup pelajari 30 gaya gambar yang ada di seri ini. Semuanya dilengkapi contoh prompt yang dapat Anda gunakan dengan ‘copy-paste’. Baca Juga:

Gaya ini menggunakan karakter dan objek yang disederhanakan, sering kali dengan garis tebal dan warna cerah. Tujuannya adalah menyampaikan cerita atau emosi dengan cara yang menyenangkan dan ekspresif.

Gaya ini memadukan elemen-elemen yang tidak terduga dan tidak logis untuk menciptakan visual yang sureal, seperti mimpi, dan imajinatif. Ia melepaskan diri dari aturan realitas.

Gaya ini khusus untuk menciptakan dunia-dunia imajiner, karakter mitos, dan pemandangan yang epik. Gaya ini sering kali kaya akan detail dan sering menggunakan pencahayaan dramatis untuk menciptakan suasana magis.

Terinspirasi dari gaya animasi dan komik Jepang. Ciri khasnya adalah mata yang besar dan ekspresif, proporsi karakter yang unik, dan warna-warna yang sering kali cerah dan jenuh.

Gaya ini mengambil inspirasi dari estetika masa lalu, seperti tahun 1980-an, 1970-an, atau era sebelumnya. Ciri khasnya adalah penggunaan warna-warna yang diredam, filter yang berbutir, dan tipografi kuno.

Gaya ini spesifik meniru poster-poster lama, terutama dari era 1920-an hingga 1950-an. Sering kali menggunakan warna yang lembut, tekstur yang pudar, dan tipografi yang elegan.

Gaya fiksi ilmiah ini berfokus pada masa depan yang gelap dan berteknologi tinggi, sering kali menampilkan kota-kota yang padat, lampu neon, hologram, dan tema-tema distopia.

Gaya fiksi ilmiah lainnya yang menggabungkan teknologi modern dengan estetika mesin uap dari era Victoria. Ciri khasnya adalah roda gigi, pipa, dan mesin-mesin yang rumit.

Terinspirasi dari film-film tahun 1940-an. Gaya ini menekankan pada kontras tinggi antara terang dan gelap, bayangan yang dramatis, dan suasana yang misterius atau detektif.

Gaya ini menciptakan suasana yang suram, misterius, dan dramatis. Ia sering menampilkan arsitektur abad pertengahan yang megah, langit yang badai, dan tema-tema yang gelap dan haunting.

Gaya ini menciptakan gambar dengan garis luar yang tebal dan bersih, mirip dengan halaman buku mewarnai. Ia bisa disajikan dengan atau tanpa warna di dalamnya.
Dengan 30 gaya yang telah kita bahas, Anda kini memiliki pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana prompt dapat digunakan untuk mengarahkan AI agar menghasilkan berbagai macam karya seni. Dari realisme hingga fantasi, setiap gaya menawarkan cara unik untuk berekspresi.
Teruslah bereksperimen, gabungkan beberapa gaya, dan temukan prompt yang paling efektif untuk visi artistik Anda. Semoga seri tutorial ini menjadi panduan yang bermanfaat dalam perjalanan Anda sebagai seniman AI.
Setelah Anda memahami berbagai gaya, kini saatnya bereksperimen. Anda bisa menggunakan prompt di atas dan mengaplikasikannya di Gemini atau Copilot. Berikut panduan langkah demi langkah yang sederhana.
Pilih salah satu prompt dari daftar di atas yang paling Anda sukai. Anda bisa menggunakan versi Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia.






